Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk April, 2008

Bagi kita mendefinisikan Tuhan yang menjadi misteri, tak kuasa manusia mampu mendefinisikan apa itu Tuhan. Acap kali yang terjadi adalah pertanyaan-pertanyan akan makna Tuhan itu yang menjadi rumit. Tapi sebenarnaya, kita dapat merasakan adanya Tuhan dengan common sense kita sebagai makhluk yang hina. Tak kala pentingnya penciptaan makhluk Tuhan, terdapat sudut integral antara makhluk [...]

Untuk mentranslate bahasa

Topik yang mengerucut dari permasalahan-permasalahan yang coba dibahas oleh Emha dalam bukunya secara khusus diambil dari serangkaian opini dimana filsuf atau Cak Nun itu menolak apabila buku tersebut membahas sebuah tema politik akan tetapi politik dalam tanda petik. Dalam buku titik Nadir Demokrasi, jika dipahamkan kepada pembaca memiliki suatu sisi lain dimana Emha atau [...]

Untuk mentranslate bahasa

1. Buku ini di terbitkan secara anonim beberapa waktu stelah Spinoza ( 1677 ). Namun selang setahun kemudian (1678 ) buku ini dilarang beredar dan di terbitkan lagi. Sumber karyanya di cari di dua tempat yakni (1) tradisi metafisika klasik “ yang banyak” dan “yang tunggal”, filsafat skolastik yahudi dan kristiani pada abad pertengahan; stoa menyamakan hukum alam dengan logos “Illahi”; neo-platonsme bahwa segala sesuatu berasal dari proses emanasi “yang esa”; geardano brunobahwa sifat-sifat illahi di temukan di alam. (2) Tradisi rasionalisme, terutama filsafat Descartes

2. Menurut Spinoza, Allah memp-unyai banyak sekali atribut, namun manusia hanya mampu memahami dua saja, yakni pemikiran dan keluasaan. Menurutnya “ Allah adalah pemikiran “ ( deis etres cogitans ) dan “ Allah adalah keluasaan “ ( dues est exstensa ). Pemikiran dan keluasaan, roh dan materi, adalah identik dengan substansinya. Keduanya pengejawantahan dari Allah yang satu dan sama.

3. Maka, dapat di mengerti mengapa Spinoza di tuduh ateis; Spinoza tidak mengakui Allah sebagai pencipta alam semesta, yang bisa ada dan berdiri di luar alam ciptaan-Nya. Lebuh tepatnya du sebut penganut panteisme-monistik. Sebab ia menyakini Allah dan alambersatu sedemikian rupa sehungga antara pencipta ( khalik ) dan ciptaan_nya ( mahluk) tudak mungkin dia adakan pemisahan sedikit pun. Allah identik dengan alam. Ajaran ini mengatakan segala sesuatu ( pan, yunani ) dan Allah ( theos, yunani ) merupakan kesatuian tunggal utuh ( monos )

4. Magnis Susezeno (13 tokoh Etika Yogyakarta, Kanisius hlm. 104 ) pandangan Spinoza ini mirip dengan Epikurianisme atau pandangan Epikuros ( 342-271 SM ) “ bahwa kenikmatan awal dan tujuan hidup yang bahagia” sama seperti Epikuranisme , Spinoza mengatakan bahwa yang baik adalah apa yang kita inginkan dan yang buruk apa yang tudak kita inginkan. Kita hendaknya menginginkan yang baik dan menghindari yang buruk. Menurut Spinoza emosi-emosi kuta terdeterminasi, termasu tentang penilaian yang baik dan yang buruk.

DAFTAR PUSTAKA
Tjahjadi, Simon Petrus L. Petualangan Intelektual, Pustaka Filsafat, Kanisius, Yogyakarta: 2004
Collinson, Diane. Lima Puluh Filusuf Dunia yang Menggerakan. PT. Raja Grafindo, Jakarta 2001

Untuk mentranslate bahasa

Daftar Pustaka

Bakker, Anton, Ontologi Metafisika Umum, Yogyakarta: Kanisius, 1992.

Bertens, K. Filsuf-filsuf Besar tentang Manusia, Jakarta: Gramedia, 1988.

——Filsafat Barat Abad XX, Jilid II, Jakarta: Gramedia, 1985.

Budi Hardiman, F. Filsafat Modern dari Machiavelli sampai Nietzsche, Jakarta: Gramedia, 2004.

Hamersma, Harry, Tokoh-tokoh Filsafat Barat Modern, Jakarta: Gramedia, 1984.

Petrus L. Tjahjadi, Simon, Petualangan Intelektual, Yogyakarta: Kanisius, 2004.

Sidqi, Ahmad, Metafisika (Diktat Kuliah), Yogyakarta: Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada, 2007.

Collinson, Dian, Lima Puluh Filsfuf Dunia yang Menggerakkan, Jakarta : RajaGrafindo, 2001.

Untuk mentranslate bahasa

DAFTAR PUSTAKA:

- Macridis C. Roy, Brown E. Bernard, 1996, Perbandingan Politik; Edisi keenam, Jakarta; Erlangga

- Riff A. Michael, 1995, Kamus Ideologi Politik, Yogyakarta: Pustaka Pelajar

- Jonathan Wolf, 2006, An Introduction To Political Philosophy :Revition Edition , USA; Oxford University Press

- http://www.historyguide.org

- http://www.ireyogya.org

- http://www.marxists.org

[1] Jonathan Wolf, 2006, An Introduction To Political Philosophy :Revition Edition , USA; Oxford University Press, page 8.

[2] http://www.marxists.org/reference/subject/philosophy/works/en/decive1.htm

[3] Ibid, page 9

[4] Ibid, page 11

[5] http://www.historyguide.org/intellect/godwin.html

[6] Lihat, Riff A. Michael, 1995, Kamus Ideologi Politik, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, hlm 2

[7] Macridis C. Roy, Brown E. Bernard, 1996, Perbandingan Politik; Edisi keenam, Jakarta; Erlangga, hlm 176

[8] http://www.ireyogya.org/ire.php?about=annu3.htm

[9] Ibid , hlm 82

[10] Ibid , hlm 87

[11] Ibid, hlm 91

[12] Ibid, hlm 93

Untuk mentranslate bahasa

Selama hampir 57 tahun sebagai bangsa merdeka kita dihadapkan pada panggung sejarah perpolitikan dan ketatanegaraan dengan dekorasi, setting, aktor, maupun cerita yang berbeda-beda. Setiap pentas sejarah cenderung bersifat ekslusif dan Steriotipe. Karena kekhasannya tersebut maka kepada setiap pentas sejarah yang terjadi dilekatkan suatu atribut demarkatif, seperti ORDE LAMA, ORDE BARU dan kini ORDE REFORMASI.
Karena [...]

Untuk mentranslate bahasa

ABORSI

Aborsi bukanlah satu-satunya jalan tempuh untuk menyelesaikan masalah dalam mengahadapi hidup, apalagi bayi yang di kandung dalam perut wanita (ibu) adalah janin yang masih bersih dan tidak tahu apa-apa. Seluruh masyarakat harus di sadarkan akan pentingnya perlindungan terhadap janin dalam kandungan. Akan tetapi aborsi merupakan masalah delematika yang tidak harus kita hindari. Namun demikian, aborsi [...]

Untuk mentranslate bahasa

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Untuk mentranslate bahasa