analisis filsafat

“KETIKA TUHAN DITELAAH”

Bagi kita mendefinisikan Tuhan yang menjadi misteri, tak kuasa manusia mampu mendefinisikan apa itu Tuhan. Acap kali yang terjadi adalah pertanyaan-pertanyan akan makna Tuhan itu yang menjadi rumit. Tapi sebenarnaya, kita dapat merasakan adanya Tuhan dengan common sense kita sebagai makhluk yang hina. Tak kala pentingnya penciptaan makhluk Tuhan, terdapat sudut integral antara makhluk dan pencipta, yang memungkinkan kita berinteraksi secara tidak langsung.

Ketika Tuhan menjadi suatu yang substansial, dengan berproses “Meng-ada”, yaitu menjadi “Ada”. Kata “Ada” disini kita analogikan sebagai makhluk ciptaan. Nah yang menjadi esensial adalah makhluk-makhluk itu sendiri. Bagaimana persepektif Tuhan itu dapat kita deskripsikan?. Mendeskripsikan Tuhan dengan logika dan rasional tidak mudah dan hanya bersifat nothing. Pendekatan diri untuk melihat sang substansi ini, melalu berbagai macam cara untuk mencapai ekstase, yaitu kenikmatan dalam beribadah. Tuhan tidak pernah menerapkan hokum kausalitas terhadap makhluknya. Ini yang sebenarnaya menjadi sebuah faktor dogmatis dari agama-agama. Tuhan sebenarnaya tidak menunjukkan sebuah hukum dimana manusia akan mendapatkan hukum sebab akibat dari perbuatan. Neraka, surga yang dijanjikan oleh Tuhan sebenarnya bukan sebuah perspektif yang menjadi prioritas dalam kehidupan mendatang. Tetapi yang terpenting adalah penghayatan dalam berTuhan. Pengimplementasi manusia dalam hal bersikap, mempunyai nilai utility, untuk makhluk itu sendiri. Bukan untuk Tuhan, karena Tuhan sudah Maha Esa.

Ketika menelaah yang pertama yang harus dilakukan adalah Pengamatan Inderawi yang sudah pastinya manusia mempunyai semua itu. Dengan menggunakan panca indera, seperti contohnya penglihatan, dengan mata, kita dapat realitas alam. Kekayaan yang diberikan Tuhan yang sifatnya materi.

Yang kedua yaitu dengan adanya Religius Experimental (Pengalaman Religius) yang membuat seseorang dapat merasakan, merasa dekat dengan Tuhan dan inilah yang disebutkan Plotinus dalam To Hen nya.

Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s