analisis filsafat

Mengguncang Rezim Kepastian; Derrida

Tidak ada kepastian yang mutlak. Hampir sama dengan pemikiran Karl Popper.

Dekonstruksi bukan metode yang diterapkan dari luar, tp merupakan proses yang terjadi pada teks. Contoh dalam khora, bagaimana membaca Plato, Aristoteles, Bukan mengulangu/memahami pemikiran yang diwariskan filsuf tersebut.

Menganalisis bagaimana pikiran filsuf itu bekerja

Tujuan Dekonstruksi

Memperoleh kesadara tinggi  bentuk-bentuk inkonsistensi., akan mengubah teks, akan terasa asing.

Membuka kemungkinan baru untuk perubahan.   Melihat bagaiaman pengalaman ditentukan oleh ideologi yang tidak kita sadari.

Dekonstruksi seperti Virus,

Dekonstruksi : Prinnsip kehancuran yang terpatri  dalam setiap teks yang tertulis. Dekonstruksi beraksi seperti virus yang disebarkan sejak awal. Dekonstruksi bukan kritik atau kritik atau kritik terhadap . Dekonstruksi berupaya meteralisir oposisi lalu membalikkannya, bukan melawan oposisi.

Dekonstruksi

Saya dewasa-à dia anak-anak

Pemberi beasiswa à penerima beasiswa

Hierarki metafisi  ideologis, makna dibalik, dinetralisir

Bahasa dilihat sebagai Dekonstruksi

Bahasaà dinamis, ambigu , tidak stabil, selaluo menyebar. Tidak ada makna yang stabil, tidak ada latar belakang.  Jadi penafsiran selalu bersifat ideologis, makna merupakan hasil konstruksi.

Tanda=        Penanda             +           Petanda

(suara, gambar)                 (konsep yang diacu/makna)

Menurut dekonstruksi bahasa bukan terdiri dari kesatuan penanda2bahasa: konreferential karena tidak mengacu ke hal-hal di dunia, atau konsep-konsep. Tapi permainan penanda-penanda.

Makna Tidak Definitif

Menglarifikasi konflik-konflik tekstual yang ditekan tentang yang ideal, yang utama, orisinal. Tiada ada yg diluar konteks. Deskripsi itu bersifat relasional. Pengalaman tidak mungkin tanpa ditopang bahasa dan pemaknaan.

Menulis: Memindah Teks-Teks.

Teks-teks Derrida kan hal yang tidak memiliki awal dan akhir. Teks-teks tersebut pada saat permainan differance. Diputus dari petanda dan acuan, teks-teks itu adalah rangkaian /proses penanda yg tidak menunjukkan apapun. Differance: prosesi penanda yang selalu dalam perpindahan, artinya tulisan tidak pernah memahami diri secara ketat dan menutup gerak metafora. Tulisan à atuto referensi. Tulisan, teks, differance, penanda, dekonstruksi ingin dan tidak ingin mengatakan hal yang sama.

Differance (Menunda/Membeda)

Hirarki Metafisik

Yang riil atau makna (sama dengan petanda & yang diacu). Ungkapan lisan (tidak pasti tidak sempurna tapi  hampir tidak kelihatan). Tulisan (kopi material keras dari lisan). Sasaran Kritik:

  1. Idealisme
  2. Fenomenologi
  3. Strukturalisme
  4. Empirisme, materialisme, objektivisme.

Langkah-Langkah Dekonstruksi

  1. Menentukan yang undeciable
  2. Membongkarkan ideologi teks (biasanya dalam bentuk logika biner)
  3. Membalikkan hierarki metafisik dan menetralisirnya
  4. Disseminasi (Penyebaran Makna)
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s